Kamis, 15 Agustus 2013

dunia akan musnah seperti pupusnya tumbuhan yang tak di basahi air















Ketahuilah wahai sahabat-sahabat sekalian, dunia yang tiap hari kita tempati ini, suatu saat nanti pasti akan mengalami kehancuran, kebinasaan, berakhir dalam arti lain yaitu akan musnah semuanya termasuk alam semesta ini. Hal ini dapat dianalogikan seperti pupusnya tumbuhan ketika tidak ada air yang membasahinya. Sebagaimana firman Allah Swt :

“Dan berilah perumpamaan kepada mereka (manusia), kehidupan dunia adalah sebagai air hujan yang Kami turunkan dari langit, maka menjadi subur karenanya tumbuh-tumbuhan di muka bumi, kemudian tumbuh-tumbuhan itu menjadi kering yang diterbangkan oleh angin. Dan adalah Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu“. (QS. AL-KAHFI : 45).



“Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu, serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu“. (QS. AL-HADID: 20)

Saudara-saudara dari dua ayat tersebut di atas sebanarnya menerangkan tentang dunia yang kita tempati ini, sebagaimana dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan manusia dari menyembah Allah. Karena begitu cantiknya perhiasan dunia banyak orang terlena, terbuai dibuatnya, padahal dunia ini hanya tempat sementara dan tempat yang kekal itu tempatnya di alam akherat kelak, akan tetapi masih ada juga orang yang lupa akan adanya kehidupan alam akherat, karena itu ditegaskan bahwa cinta dunia adalah pangkal dari segala kejahatan.

Demikian semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi kita semua yang menbacanya dan menjadi sebuah amalan yang nantinya akan menolong kita di alam selanjutnuya.amin


12 komentar:

Virlyz Nyzam mengatakan...

Subhanallah, waktu itu memanglah akan datang sbagaiman telah ditulis di Lauhul Mahfuz, dan hanya Alla Yang Maha Mengetahui Segalanya

Hendrik Chandra mengatakan...

Tapi...sampai kapankah dunia ini akan mampu bertahan dengan segenap prilaku penghuninya???

Indah P mengatakan...

Subhanallah....sebuah artikel yg mengingatkan kt utk menjaga dan merawat yg kita tempati ini

sigit prihatin mengatakan...

artikel yang sangat bermanfaat..

semoga kita bisa mengmbil hikma dari tulisan di atas agar selalu membuat amalan dan tidak membuat kerusakan di bumi ini

dyan ankers mengatakan...

kita hidup di dunia ini adalh s,orang tamu dan tamu itu tidak akn lama akn pulang ketmpt asalnya, namun banyak mansia yang yang mash tidak menyadari bahwa dari mna asal usul mereka hdup di dalm dunia ini yang hanya untuk mengikut kesenangan duniawi saja

guzz mulyana mengatakan...

manusia skarng inget nya ngejar dunia teus...

Nova Ardiantika mengatakan...

sangat bermanfaat sekali tuh,sekaligus cerminan tuk kita semua agar kita sllu mendekat kan dri kpd Alloh swt.
Jngn samapai kita menyesal di kemudian Alloh memangil kita,namun kita masih di selimuti dosa"dosa yg Alloh sangat tidak sukai itu.
Semga kita smua menjdi penghuni syurganaya Alloh swt.Amin

vina devina mengatakan...

subhanalloh, sangat luar biasa

posting review mengatakan...

inget2 mati nih kalo kyk gitu perbanyak amal.. astaghfirullah hal adzim

mekanik komputer mengatakan...

terkadang kita tak pernah sadar kalo sesungguhnya kita tinggal di dunia itu hanya sementara. perbanyak taubat sebelum ajal menjemput

mangyono mengatakan...

subhanallah... sungguh luar biasa... terimakasih sudah mengingatkan

Agus Deraline mengatakan...

Maha Benar Alloh dgn sgala firmannya..

" Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi itu adalah seperti air (hujan) yang kami turunkan dari langi..lalu tumbuhlah dengan suburnya karena air itu tanam-tanaman bumi..diantaranya ada yang dimakan manusia dan binatangternak..hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya dan memakai (pula) perhiasannya..dan pemilik-pemiliknya mengira bahwa mereka pasti menguasainya tiba-tiba datanglah azab Kami diwaktu malam atau siang lalu Kami jadikan (tanaman tanamannya) laksana tanam tanaman yang sudah disabit seakan-akan belum pernah tumbuh kemarin..Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda Kekuasaan (Kami) kepada orang-orang yang berpikir ( QS.Yunus 10 : 24)

Subhanallah...